
Puasa adalah kesempatan meninggalkan hawa nafsu yg timbul dari raga ini. Berarti ada dua keadaan dalam diri kita, ada yg ditinggalkan yaitu hawa nafsu dan ada yg meninggalkan yaitu jiwa, yang tenang. Puasa membantu jiwa memudahkan meninggalkan aktivitas raga ini. Puasalah dgn benar jiwamu akan dipanggil oleh Allah, wahai jiwa kemarilah dan mendekatlah , Aku ridho padamu, maka jiwamu terasa meluncur dgn tenang tanpa hambatan sama sekali, tanpa usaha, tanpa rekayasa pikiran. Semakin hawa nafsumu redam, semakin ruahanimu terbang tak terbatas. Praktekkan menjelang sore hari, diamlah dalam keadaan melemahnya hawa nafsu, kalian akan tahu siapa dirimu dan hawa nafsu, biarkan fitrah jiwamu pergi menemui tuhannya, sebagaimana kedatangannya dahulu, Ia datang atas perintah-Nya dan pulang atas perintah-Nya pula. Amalkan setiap menjelang buka atau selepas shalat.
Dawamkan amalan ini agar kalian merasakan benar sampai menjadi keadaan dirimu yg sesungguhnya. Jiwamu tdk akan pernah tertipu oleh permainan ghurur hawa nafsu. Jiwamu akan selalu teguh dalam keimanan, sebab mustahil keimanan terjaga dgn baik tanpa riyadhah nafs. Cobalah satu minggu berturut2, kalian akan tahu maksudnya.
bersambung ke Hakikat Puasa 4

0 comments:
Posting Komentar